TENTANG RASA


Tahukah kamu tentang rasa?
tentang apa yang diderita hati
yang tidak bisa terurai kata
yang hanya terpenjara lara
Tahukah kamu tentang bahagia?
yang hanya bisa dipancarkan citra
yang menari dari pancar mata
yang terbuai dalam asmara
Tahukah kamu tentang kecewa?
yang hanya merintih di dada
yang ingin berlari pulang
yang ingin memeluk awan
rasa itu, ada.





BUKU MAMA UNTUK KAMU

Saya memiliki koleksi novel remaja karya Enid Blyton yang sudah saya mulai sejak SD. Buat saya pribadi novel-novel ini sangat menyenangkan, terutama seri tentang sekolah asrama. 

Saya berusaha mengenalkan novel-novel ini pada Fia dan Ica, karena menurut saya novel ini  bagus dan penuh dengan pengetahuan tentang budaya di sekolah asrama di British. Menurut saya. 

Tapi, menurut dua gadis ini.
Novel mama jadul banget. Hahahahaha. 
Novel mama bauk. 
Baeklaaaah. 

Jadi bau buku lama ini mereka tidak suka. Padahal buku saya bau gini semua 🤣🤣

Akhirnya, entah bagaimana. Ica tertarik untuk membaca seri Si Badung yang hanya ada 3 buku. Lucu katanya. Bagus ceritanya. 
Alhamdulillah. 
Tu nak, masih ada selemari lagi cerita lainnya. 

Gak ah, aku gak suka baunya. 
Baiklaaah, entah kapan tapi saya yakin, mereka akan membaca buku-buku koleksi saya ini bila sudah kehabisan bahan bacaan. 
Mama optimis! Dengan catatan, jangan biarkan mereka berangkat ke toko buku sendiri.. 🤣

#hari10
#gamelevel5
#pohonliterasi
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional



BUKU-BUKU REMAJA MEREKA


Koleksi lain dari Fia dan Ica yang bertumpuk di rumah adalah koleksi novel-novel remaja seperti ini.

Ada novel dari Ilana Tan, In a Blue Moon. Juga judul-judul yang lain. 
Ada koleksi novel golongan darah - yang saya juga baru tahu kalau ada novel macam beginian - yang menceritakan kisah cinta antara dua orang bergolongan darah, bisa sama bisa tidak. Jadi ada banyak seri novel golongan darah ini. 

Ica menceritakan isi novel In a Blue Moon sebenernya biasa aja, cuma karena kisahnya memiliki setting New York jadi sangat menarik untuk dibaca. 




Sementara itu, novel golongan darah ini ternyata bersetting Korea juga! Pantesan anak-anak suka. Jadilah, mereka bercerita isinya yang berbeda-beda, tapi cukup ringan untuk dinikmati. 

Buat Fia dan Ica, novel semacam ini menjadi jenis yang cukup dibaca sekali saja, karena kisahnya ringan dan tidak terlalu berkesan. 
Sebentar saja, kumpulan novel ini berpindah ke tumpukan novel yang berlabel : Done! 

#hari9
#gamelevel5
#pohonliterasi
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional



PENGGEMAR K-POP, PENYUKA BUKU


The girls is growing up. Emaknya harus sadar diri dan menerimanya. 
Yang dulu penyuka komik Doraemon, Conan, Miko, sudab berubah menjadi penyuka novel. 
Novel remaja, romantis pula. 

Dan suka K-Pop. Baeklah. 
Dulu yang masih suka Donal Bebek, Barney, Tom and Jerry, Barbie, sekarang penyuka EXO, BTS, Shinee, daaan kawan-kawannya. 

Lalu novel yang tiba-tiba bertumpuk dirumah adalah novel yang berbau Korea pula. 
Saya melihat anak-anak membaca buku ini yang berjudul Saranghaeyo, ditulis oleh penulis Indonesia yang suka sekali dengan Korea dan menuliskan detil tentang Korea dengan sangat baik di buku ini. 

Fia dan Ica pun membaca novel ini, tentu saja isinya kisah cinta, yang dipadukan dengan budaya Korea yang mereka suka juga. 

Seperti saya, proses pembelajaran itupun mereka lakukan dengan menyelam ke dalam kisahnya.. Mengetahui lebih dalam budaya Korea. Memahami bagaimana mereka bersikap, dan kebiasaan-kebiasaannya. Menggunakan huruf  Hangul, dan membacanya dengan lancar pada akhirnya. 

Bergunakah kemampuan mereka ini? 
Berguna banget! 
Saya sudah melakukan ujian langsung kepada mereka berdua langsung di Korea dan terjun ke kehidupan langsung disana. 
Mereka yang membaca petunjuk jalan di Korea, mereka yang tawar menawar dengan penjual di Korea. Mereka membeli benda-benda di toko dengan bahasa Korea. 
Lulus! 

#hari8
#gamelevel5
#pohonliterasi
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional



CERITA-CERITA SERAM ITU


Masih bercerita tentang Fia lagi. 
Dan kesukaannya membaca novel thriller. 

Beneran thriller. Horor. Syerem. 
Bahkan saya aja tidak berani meminjam bukunya. 

Salah satu bukunya berjudul Saya Tidak Bisa Membunuhmu, dengan cover seperti di bawah ini. Menariknya dari cover buku ini, judulnya sebenarnya sangat panjang, hanya saja yang di highlight dengan warna merah adalah judul yang saya sebut tadi. 
Sisanya, dibuat sewarna dengan covernya, hitam, dengan pembedaan laminasi. Jadi kita akan bisa baca judul selengkapnya dengan memutar buku ini pada sudut yang tepat. 

Isinya? Hm, ngeri sendiri saya mendengar cerita Fia. Tentang pembunuhan. 

Lalu saya tanya ke dia, kenapa kamu suka novel macam ini? 
Seru, ma. Jawabnya. Ini ceritanya menarik, banyak intrik dan strategi di dalamnya buat menemukan siapa yang membunuhnya. 

Saya lalu mengingat-ingat koleksi buku saya di masa remaja dulu, yang kebanyakan adalah Trio Detektif, Agatha Christie, Hercule Poirot, lalu apa bedanya? 😂

Agak beda sedikit karena mungkin ini sedikit lebih mencekam, secara penulis sekarang begitu detil dan liar imajinasinya. 

Saya tetap mengawasi koleksi bacaan Fia ini, dengan banyak bertanya dan sedikit-sedikit browse tentang isinya. 

Koleksi Fia yang lain adalah serial Yakumo, yang memiliki gendre thriller juga. Tapi isi buku ini sering didiskusikan dengan adiknya, dan saya ikut mencuri dengar. 

Baiklah, as long as tidak merusak, masih memiliki goodside dan tidak berdampak buruk pada mereka berdua, saya masih oke kan. 

#hari7
#gamelevel5
#pohonliterasi
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional



INFERNO, DUNIA BARU

Masih lanjut dengan Fia. 
Ketika saya membeli novel Dan Brown yang terbaru, segera saja Fia mengantri untuk membacanya. 

Inferno, segera masuk ke kamarnya setelah saya selesai membaca buku ini. 
Dan, keseruan itu terjadi lagi. Tak habis-habis Fia membahas tentang detail cerita yang ada di buku ini. 

"Mama jangan spoiler!!" begitu teriaknya ketika saya mengisengi dia dengan mulai bercerita yang semakin menjurus ke akhir cerita. 

Kami sangat seru membahas Inferno ini, dimana diceritakan fenomena dunia digital yang bisa mengendalikan manusia pada akhirnya. 

Ketika dicari siapa yang benar dan siapa yang salah, terciptalah diskusi seru, bahwa ketika teknologi menjadi suatu kebutuhan dan dimana manusia tidak bisa mengendalikannya. 
Seperti mana yang duluan, telor atau ayam? 
Lingkaran yang memang mau tak mau membelenggu kehidupan manusia di jaman sekarang ini. 

Kami akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa tetaplah agama, rasa kemanusiaan atau humanity, culture atau budaya yang membuat manusia berakal itu menjadi hidup dan tetap menjadi makhluk Alloh yang lebih sempurna. 

#hari6
#gamelevel5
#pohonliterasi
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional



BERANI MEMBACA DAN BROWN?


Kali ini saya akan bercerita tentang Fia dan buku-bukunya. 
Fia sangat suka membaca sedari kecil. Dari buku-buku anak, majalah anak, komik, sampai ensiklopedia pengetahuan bergambar dia suka semua. 

Beranjak usia SD, Fia mulai menyukai komik dan bacaan yang lebih mengutamakan gambar. Secara visual, Fia belajar dari buku-buku itu dan beranjak menjadi tukang gambar yang handal. 

Saya sempat kesulitan membujuknya mulai beranjak membaca novel. Tapi tidak disangka, ketika kegiatan literasi yang dilengkapi reading time di sekolahnya semakin bagus, lambat laun Fia mulai menyukai novel. 

Novel-novel remaja mulai saya pilihkan untuknya. Ketika menginjak usia SMP menuju SMA, semakin beragam jenis novel yang dibacanya. 

Saya pun terkejut ketika Fia mulai mencoba membaca koleksi Dan Brown saya. Baiklah, rupanya dia mulai menyukai tema novel petualangan seru seperti ini. 

Selama proses membaca Da Vinci Code, yang diselesaikannya selama kurang lebih seminggu, Fia sangat tertarik dengan detilnya. Banyak scene dan bagian dari novel ini yang kami diskusikan.

Serunya untuk kami adalah, Fia selalu membahas dengan semangat saat dia menemukan sesuatu yang menegangkan. Dan Fia banyak belajar tentang budaya serta kebiasaan dari negara dan agama lain, setelah membaca buku ini. 

Growing harder, faster, smarter! 


#hari5
#gamelevel5
#pohonliterasi
#tantangan10hari
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional